Yang Tergantikan
Hari ini lagi saya mendengar berita kematian,
mungkin di belahan bumi lain ada yang sedang bahagia menyambut kelahiran
seorang manusia baru. Terbersit dalam pikiran saya untuk menulis sesuatu yang
sangat sepele tetapi sangat besar manfaatnya jika kita sejenak merenung apa maksud dari Yang Tergantikan.
Yupz, beginilah dunia kita, berada diposisi manapun
kita saat ini, selalu ada orang yang siap menggantikan kita, jadi yang terbaik
kah kita? Jadi yang terburuk kah kita? Cepat atau lambat kita pasti akan
diganti dengan manusia manusia terbaru yang Allah SWT turunkan. Masa lalu,
sekarang atau yang akan datang itu hanya cerita kita dan hanya untuk kita. Ada
beberapa yang memberikan secara gratis cerita itu, ada beberapa memberikan cerita
tersebut dengan sebuah reward, ada juga sebagian yang lainnya yang memendam
cerita itu untuk dirinya sendiri. Tidakkah sekarang kita sudah sadar? Semua
cerita hidup kita sudah pasti akan ada yang menggantikan peran kita di dunia
ini. Jadi orang pentingkah kita, jadi orang sukses kah kita, jadi orang
berhasil kah kita, bahkan jadi orang yang paling buruk kah kita secepatnya kita
akan diganti dengan yang baru. Kita semua akan selalu diganti dan begitu
seterusnya.
Hari lalu adalah kenangan, hari ini sedang
berlangsung, hari esok menjadi teka-teki masa depan. Akan dikenang sebagai
seorang pejuang? Pendidik? Pencuri? Pemalas? Pembohong? Pemurah? Pemimpin? Atau
apalah itu tergantung tindakan kita hari ini, karena esok tiba, hari yang telah
kita lalui hanya tinggal kenangan. Pernahkah kita memikirkannya? Mungkin
sebagian pembaca ada yang sudah terfikir dan sebagian yang lain masih belum. Untuk
itulah tulisan ini saya buat. Betapa singkat bukan hidup kita ini. Betapa
cepatnya kita mengenang hari kemaren. Betapa oh betapa. Akhirnya kita hanya
akan diganti dan terus diganti. Apapun yang kita lakukan hari ini, baik atau
buruk cepat atau lambat kita pasti digantikan dengan manusia yang baru.
Masihkah merasa nyaman dengan posisi kita saat ini?
Masihkah merasa aman dengan kondisi kita saat ini? Masihkah kita menganggap
yang kita miliki adalah milik kita? Masihkah kita menganggap yang kaya itu senang?
Masihkah kita menganggap yang miskin itu susah? Masihkah kita semua menganggap
tau segalanya? Masihkah kita menganggap yang kuat yang hidup sedang yang lemah
sekarat? Bahkan mati. Ahhh buang semua pikiran itu. Kita semua dan semua dari
kita akan diganti dan selalu diganti. Jadi jangan biarkan diri kita diganti
dalam posisi yang buruk. Buatlah diri kita bermanfaat bagi orang lain. Sehingga
saat hari pergantian itu tiba, kita tidak akan menyesal. Akhir kata dari saya, tetapkan
hati untuk selalu istiqomah dijalan kebenaran. Saya hanya sekedar penulis yang
menulis apa adanya berdasarkan opini saya pribadi. Terimakasih telah membaca
tulisan ini. Semoga bermanfaat.
Catatan ini di buat oleh Vebriyan A.S, S.Si tanggal 5 Mei 2016 pukul 06:51 WIB
Catatan ini di buat oleh Vebriyan A.S, S.Si tanggal 5 Mei 2016 pukul 06:51 WIB

Leave a Comment